Rabu, 05 Maret 2014

Sekolah kehidupan


Sekolah Kehidupan Seri Pulang Kampung

Bagian 3: Melakukan Perenungan di dalam Perjalanan Pulang.

Pesawat GA 863 berangkat tepat waktu, Ati duduk di tepi jendela memandang lepas ke bawah ke bandara International Hong Kong gerbang kota Hong Kong yang telah ia lalui berkali-kali dalam 10 tahun terakhir. Perjalanan 10 tahun menempuh Sekolah Kehidupan.
“Aku pulang dengan ijazah Sekolah Kehidupan...” Demikian Ati memberi semangat pada diri sendiri.
Pesawat Garuda terbang makin keatas menuju awan-awan dan dari jendela pesawat deretan gedung tinggi mulai tampak berjejer menjulang keatas dan perlahan tampak makin kecil bersamaan dengan pesawat yang makin meninggi.
“10 tahun penuh kenangan... dan juga perubahan, aku memilih sebuah jalan yang baru yang mungkin jutaan BMI lain belum memulainya namun baru saja langkah pertama akan kuambil tantangan besar sudah di depan mata..”Ati berkata-kata dengan dirinya sendiri sambil membuka laptopnya. Seperti saran Tika sahabatnya ia telah mengunduh kisah tentang Susilowati yang pernah menjadi BMI di Singapura. Susilowati memberikan judul untuk kisahnya yaitu sbb: Karena aku yakin, bahwa Untuk setiap kesedihanku, Tuhan menyiapkan kebahagiaan. Inilah kisah nyata tentang Susilowati yang ditulis oleh dirinya sendiri.

Kisah Susilowati (1): Masa Bidadari Kecilku
Nama saya Susilowati. Saya di lahirkan di kota Cilacap. Saya adalah anak kedua dari empat bersaudara. Saya mempunyai seorang kakak laki-laki dan dua adik perempuan, dengan kata lain saya adalah anak perempuan tertua di keluarga saya. Ketika saya di lahirkan sebenarnya saya berasal dari keluarga yang mampu atau berkecukupan. Papah saya seorang bandar gula merah dan mamah saya punya toko sembako kebutuhan sehari-hari.
Masa kecil saya dan kakak laki-laki saya cukup bahagia hingga saat saya berusia 5 tahun lahirlah adik perempuan pertama saya, kebahagian keluarga kamipun bertambah sejak adik kami lahir. Waktu terus berlalu sampai saya masuk SD, kehidupan keluarga kami masih baik-baik saja hingga sampai suatu hari tragedi itu datang. Rumah kami di rampok orang, tidak tanggung-tanggung gerombolan perampok itu membawa kendaraan roda empat dan menguras habis semua dagangan serta uang tunai yg ada di rumah kami.
Saat itu saya baru duduk di kelas 4 SD sementara kakak saya mau mulai masuk SMP. Kami sekeluarga merasa sangat sedih, sampai-sampai sampai kakek saya (ayah dari mamah saya) kena serangan jatung dan meninggal dunia. Kesedihan keluarga kami tidak sampai di situ saja, papah saya juga terlilit hutang di bank hingga satu persatu aset keluarga kami di jual, dari rumah, tanah dan perhiasan. Sehingga dengan terpaksa kami tinggal di rumah kecil yang menyatu dengan toko kami.

Tiga tahun berlalu hingga kakak saya lulus dari SMP dan melanjutkan ke STM. Waktu itu kehidupan keluarga kami menjadi semakin sulit karena biaya sekolah kakak saya yang begitu mahal dan pada masa itu adik perempuan saya yang kedua juga lahir pada thn 1997. Akhirnya toko mamah saya mengalami kebangkrutan total. Peristiwa itu terjadi bertepatan dengan saya kelulusan saya dari SD dan mendapat nilai terbaik. Dan selama saya sekolah SD saya selalu mendapat rangking satu hingga saya dapat beasiswa prestasi. Setelah lulus saya ingin sekali melanjutan sekolah ke SMP N. 1 SIDAREJA karena sekolah itu adalah sekolah terbaik di kota kami tapi mamah saya melarang saya melanjutkan karena tidak punya biaya.
Saya sedih sekali, saya tidak peduli dengan larangan mamah saya, saya datang sendiri ke SMP N.1 SIDAREJA dengan berjalan kaki saya mendaftar pakai uang tabungan saya. Akhirnya saya di terima, tapi saya tidak punya biaya, hingga saya minta beasiswa sama wali kelas saya dengan syarat saya harus jadi siswa yang berprestasi kalau tidak bisa rangking satu paling tidak masuk sepuluh besar. Akhirnya saya mendapatkan beasiswa.
Letak sekolah saya sangat jauh dari rumah, saya tidak punya sepeda jadi terpaksa saya jalan kaki. Tiap hari saya berangkat sekolah jam 5 pagi sendirian berjalan melewati 5 desa, saya berjalan sambil berlari-lari melewati persawahan, perkebunan dengan jalan yang san



Selasa, 04 Maret 2014

Sekolah Kehidupan

Sekolah Kehidupan Seri Pulang Kampung

Bagian 2: Hampir Tidak Jadi Pulang Kampung (5 Mar 2014)

Ati sesungguhnya hampir membatalkan rencana dia pulang kampung ketika sebuah sms dari ibunya datang sekitar bulan lalu.
“Ati tahun depan adikmu paling kecil si Maman akan selesai SMA dan ingin sekali masuk Universitas. Ati bantu ya... mau kerja di Hong Kong 2 tahun lagi tidak apa-apa untuk bantu Maman jadi sarjana. Supaya ada sarjana di keluarga kita..”
Ini sebuah permintaan yang mebuat Ati gundah gulana karena keinginan hatinya sudah keras membulat untuk pulang kampung dan sukses jadi entrepreneur. Rencana bisnis yang inovatif sudah rapih tersusun. Apa-apa yang akan dilakukan mulai hari pertama menjejak di kampung halaman sudah ia rencanakan dan bayangkan. Bahkan tabungan sebanyak Rp 100 juta juga sudah ia miliki. Ati sudah sangat siap masuk ke medan laga karir entrepreneur, ia siap mendaratkan imajinasi terindah yang sudah ia perjuangkan dalam 2 tahun terakhir ini. Memang Ati adalah pembelajar yang serius, ia belajar dengan sepenuh hati dari Mandiri Sahabatku tanpa pernah absen sekalipun.

Sekarang cita-cita itu mendapat tantangan baru. Akankah ia memaksa diri dan meminta Maman untuk kerja dulu ataukah ia yang terpaksa menunda rencananya? Sungguh pelik masalah ini bagi Ati. Di satu sisi keinginannya sudah membuncah dan di sisi lain ia paham perasaan ibunya dan adiknya yang sudah langganan juara kelas. Seperti makan buah simalakama demikian kata pepatah “dimakan ayah mati tidak dimakan ibu mati..”. Ati menghela nafas panjang sambil membaca kembali sms dari ibunya yang sengaja ia tetap simpan.
“Aku sekarang mendapatkan masalah yang begitu berat. Seandainya aku memaksa diri untuk tetap berentrepreneur maka pasti dukungan keluarga akan sangat tipis. Aku bisa kehilangan tenaga karena pada masa awal perjuangan aku harus sendirian...” Demikian Ati berrefleksi.
“Tapi.... kalau aku tidak segera membuka usaha, ngapain saja di kampung. Apa harus daftar lagi jadi TKI....? Hatiku sudah tidak disana, 10 tahun cukup sudah...” Demikan sisi lain dari hatinya berkata.

Di tengah kebingungan itu Ati teringat akan pelajaran inovasi di pelatihan Mandiri Sahabatku. Ia membuka-buka kembali catatan dan ia menemukan sebuah kalimat yang menarik yang pernah ditayangkan di layar oleh pelatih dari UCEC yaitu kata ISO yang berarti Inovasi Kanggo Solusi dengan keterangan “Kalau sesuatu terasa begitu SULIT atau BUNTU ingatlah bahwa itu tanda bahwa SOLUSI lama sudah tidak BERLAKU”. Langsung Ati memukul-mukul kepalanya dan berkata:”Duh, bodo si Ati, kenapa aku terkunci kepada dua alternatif bantu Maman tapi tidak jadi berentrepreneur atau tidak bantu Maman dan aku tetap buka usaha. Dua hal itu adalah solusi lama karena sekarang sudah terasa sangat sulit dilaksanakan, aku harus berinovasi menemukan solusi baru.... ya...ya... yes.. yes..” Ati seakan mendapatkan jalan keluar. Baru sebentar kegembiraan Ati tiba-tiba ia merasa lemas lagi:”Di Hong Kong aku punya 2 sahabat yang bisa saling tukar pikiran dan memberi semangat mencari solusi baru tapi di kampung dengan siapa aku berdiskusi....,”


Akhirnya Ati memutuskan untuk mengirim sms kepada Tika dan Bunda meminta nasehat, Ati ingin menggunakan waktu tunggu di bandara sebaik mungkin:
“Sahabat-sahabatku, masih ingat kebingungan yang aku ceritakan itu... tolong dong kasih gagasan nih sebelum aku sampai di rumah..”
Tidak lama kemudian memang muncul sebuah jawaban sms dari Tika:
“Baru saja baca kisah tentang Susilowati seorang BMI yang pernah kerja di Singapura dan sekarang berhasil jadi GM sebah hotel bintang 1 di Jawa Tengah, ini alamat webnya, cepat buka, down load dan baca pelan-pelan selama di pesawat...”
Bunda juga tidak lama kemudian membalas sms Ati:
“Hmmm belum kepikir, pakai doa dulu deh tapi...anyway buka pikiran dan lakukan insiatif baru..selamat jalan sobat aku tetap mendukung dalam doa dan gagasan kalau sudah ketemu...”
“Sumber solusi baru adalah pikiran yang kreatif...teruslah membuka hati dan pikiran untuk jalan yang tak terduga..”Cikal juga memberi semanga

Rabu, 01 Januari 2014

Catatan Akhir Tahun 2013


"KEGAGALAN HANYALAH KESEMPATAN UNTUK MEMULAI KEMBALI DENGAN LEBIH PINTAR “

Lama tidak ngeblog ...
Rasanya jg gak ada yg harus di curhatkan .Untuk akhir tahun 2013 ini saya akan tuahkan beberapa rentetan kata .Engak usah panjang lebar ,saya akan bahas tentang kegagalan yg begitu banyak arti untuk belajar di dalamnya ,so tetap enjoy aja karena awal lebih baik menanti , disini saya ayuk jogja akan menuliskan beberapa rentetan kata .Semoga sahabat Ms jugabyg lain yg tlah mampir di blog saya bermanfaat ....

Setiap keberhasilan, adalah hasil dari kegagalan-kegagalan sebelumnya. Jadi kegagalan adalah awal dari keberhasilan, jangan pernah untuk diragukan!!!
” KEGAGALAN HANYALAH KESEMPATAN UNTUK MEMULAI KEMBALI DENGAN LEBIH PINTAR “

Bila kita dalam menjalani kehidupan ini, selalu mempunyai keberanian untuk menghadapi kegagalan, maka kita tidak akan pernah gagal sebenarnya. Kata-kata yang sering kita dengar bahwa kegagalan adalah guru yang terbaik . Banyak hikmah dan pengajaran dalam sebuah kegagalan. Pembelajaran inilah yang seharusnya selalu kita ingat dalam setiap langkah kehidupan.

Kegagalan sekali dua kali tidak boleh dan tidak pantas untuk membuat kita berhenti untuk mencoba. Karena dengan adanya kegagalan sesungguhnya adalah UJIAN supaya kita lebih giat lagi untuk mencapai tujuan kita…

Dengan adanya kegagalan seharusnya membuat kita lebih mengerahkan energi dan motivasi yang lebih lagi untuk berhasil.
Siapapun dalam hidup ini yang pada saat ini mengalami kesuksesan, pasti pernah  yang namanya mengalami kegagalan itu. Percayalah, justru adanya kegagalan itu yang akan membuat kita bisa meraih mimpi - mimpi kita yang lebih  indah dimasa depan.
Gagal ? Siapa takut! Karena ada kegagalan maka akan ada kesuksesan.
Kegagalan bukanlah kejatuhan, karena itu hanyalah batu loncatan untuk menuju ke tempat yang lebih tinggi.
Hari ini anda bisa melihat aku gagal. Tapi esok hari pasti tidak akan melihat kegagalan itu lagi
Saat aku mengalami kegagalan, aku tahu sesungguhnya Tuhan ingin aku lebih sukses lagi.
Kegagalan bukanlah peristiwa yang menakutkan, jadi enjoy saja dan beristirahat sejenak untuk mulai berjuang lagi.
Dengan adanya kegagalan, maka aku harus lebih berusaha lagi dan itu pasti akan aku lakukan.


KEGAGALAN tidak sama dengan kekalahan ,karena kegagalan itu bersifat sementara sedangkan kekalahan bersifat selamanya .contohnya karenatidak mungkin tim Prancis menjadi Juara Piala Dunia tahun 2006. Tim Prancis gagal mengalahkan tim Italia pada waktu itu , tetapi bukan berarti tim Prancis akan terus gagal mengalahkan tim Italia .


Kegagalan adalah awal kesuksesan , karena :
1.       Kegagalan adalah tolok ukur kesuksesan Jika kita tidak melakukan kesalahan , kita tidak akan Jmengerticara berbuat benar .Jika kita tidak pernah mengalami kegagalan ,kita tidak akan pernah tahu kapan kita menjadi sukses .perlu di garis bawahi ANDA PERLU MENGALAMI KEGAGALAN !

2.       Kegagalan adalah proses pembelajaran agar seseorang dapat meraih sukses . pada saat kita mengalami kegagalan , seharusnya kita mempelajaripenyebab kegagalan itu.”Belajarlah dari kegagalan !”demikian kata – kata bijak yang sering kita dengar . Apabila kita mengalami kegagalan seharusnya kemampuan kita dapat ditingkatkan dengan memperbaiki penyebab kegagalan kita . Jadi jangan putus asa jika Anda gagal ,ANDA HARUS MENGALAMI KEGAGALAN !

3.       Dibalik kegagal ada kesuksesan ,Memahami penyebab kegagalan bermanfaat untuk mengerti cara seharusnya sukses itu diraih.Sering kali kesuksesan di peroleh karena kita mengalami kegagalan ,sepanjang kita tidak ”tenggelam” dalam kesedihan karena mengalamimkegagalan . SEBAIKNYA ANDA MENGALAMI KEGAGALAN !

Jangan putus asa ! Itulah kata yang harus Anda tanamkan ke dalam diri Anda setiap saat .Coba pikirkan adakah seseorang di dunia yang tidak pernah mengalami kegagalan ?Semua orang pasti pernah mengalami kegagalan , bukan ? Jadi bila Anda gagal , Bukan Bukan Anda satu –satunya orang yang pernah gagal dan paling mlang di dunia ini. Jangan merasa rendah diri jika Anda gagal , karena semua orang pernah mengalami kegagalan .Jangan merendahkan orang yang gagal, Karena Anda juga pernah mengalami kegagalan .


        Kegagalan  adalah hal biasa .karena biasa dialami oleh semua orang terlebih mereka yang sukses. Jangan dihitung berapa kali Anda gagal ,tetapiteruslah berusaha ,itu baru LUAR BIASA .

Semoga bermanfaat artikel di atas buat sahabatku dimana saja berada , salam 3E...ayu (*_^)

Kopasus Ms








Keceriaan temen disaat pagi ,bersama temen-temen Sahabat Mandiri . Disaat pagi terlihat wajah -wajah yang penuh semangat untuk datang pagi agar mendapat tempat duduk yg depan . Disaat saya tugas di loby sapaan mereka yg penuh bersahabat ,seneng juga tambah temen baru .....

Berlanjut....

Rabu, 27 November 2013

kecakapan komunikasi & kecakapan menjual

Ucec Tki
Minggu 2: Kecakapan Komunikasi & Kecakapan Menjual

Lembar Catatan Tika Lembar 9: Belajar Berbicara di Depan Umum

Tika masih terus merasa penasaran dengan apa yang dicapai oleh Suti. Kemudian ia mengajak Suti melakukan chatting. Ia ingin mendengar kisah selanjutnya bagaimana Suti bisa jadi Sarjana dan juga jadi Direktur
“...Ah apa mungkin sih...” Itu yang ada di kepala Tika. Malam itu ketika semua sudah mulai isirahat Tika membuat janji untuk chatting dengan Suti.
------------------------------------------------------------

“Ini pasti ada anak tangga berikutnya yang kamu bangun Suti...” Itu yang pertanyaan pertama Tika.
“Anak tangga apa....? Emangnya aku tukang listrik ya...ha...ha”. Suti menyahut sambil tertawa.
“Wuah..aku lupa...menjelaskan. Itu pelajaran yang aku terima bahwa hidup kita bila ingin maju harus membuat anak-anak tangga menuju ke masa depan..” Tika dengan mantap menjawab
“Hmmm. ...betul juga ya...aku ternyata secara tak sengaja membuat anak tangga anak tangga dalam kehidupan ku. Nah anak tangga berikutnya adalah anak tangga masuk ke dunia penjualan...begini ceritanya....”. Suti berhenti sejenak sementara itu Tika makin semangat untuk membaca chatting dari Suti.

“Sekitar 3 tahun aku membantu pak Budi jadi OG di ruang pelatihan. Ternyata topik pelatihan pak Budi kebanyakan berkisar tentang Komunikasi dan Kecakapan Menjual. Coba kamu bayangkan Tika...bertahun-tahun mendengar topik-topik yang sama lama-lama hafal kan. Nah ..setelah hafal aku tertantang melakukannya....He..he..he yang ini aku agak malu ceritanya...jadi sebelum pelatihan itu dimulai aku pastikan 30 menit sebelumnya sudah beres lalu aku latihan berbica di depan umum...aku pakai tuh tip-tip bicara di depan umum di depan bangku-bangku kosong...Ha..ha..ha geli aku mengingat itu kembali. Aku belajar berbicara dengan menatap ke depan, menggerakkan anggota tubuh dan juga mengatur intonasi...begitu akan lakukan hampir setiap hari.....nah apa yang terjadi seterusnya...ternyata aku merasa makin lancar berkomunikasi, makin berani berbicara di depan orang baru dan orang banyak....”. Suti diam sejenak tampaknya sedang berpikir.
“Seru...seru...ayo terus..”. Sekarang Tika memberi semangat lagi.

“Seterusnya ...ini sebuah cerita lucu tapi hebat akibatnya....suatu kali ada seorang pelatih dari luar kota yang tidak kenal aku. Dia melihat aku sedang membereskan kertas foto copy untuk dibagikan ke peserta dan dia pikir aku ini asisten pelatih kali...ha ha..Pada saat dia akan mulai melatih dia minta aku maju ke depan untuk mengumumkan dimana lokasi WC, dimana tempat makan siang dan mushola kepada para peserta. Deg........jantung rasanya berhenti...tapi aku tak bisa menghindar jadi ya maju saja ke depan lalu menyampaikan pengumuman itu. Waduh...syukur aku sering berlatih...aku berhasil bicara di depan umum untuk pertama kali dengan cukup lancar. Rupanya cara aku berbicara membuat dia puas...eh tiba-tiba di tengah pelatihan dia minta aku maju lagi memperagakan sebuah teknik berbicara di depan umum. Untungnya...aku sudah sering latihan...jadi aku pede saja maju ke depan.....eh....tak dinyana....saat aku di depan itu pak Budi masuk ke kelas...dia tampak kaget namun aku tahu ada seyum kecil tersungging di bibirnya dia bangga...” Demikian Suti menggambarkan perjalanan hidupnya yang penuh warna. Warna-warna yang ia lukis sendiri dan tidak bergantung pada orang lain.

“Suti hidupmu penuh dinamika karena kamu aktif dan pro-aktif ya....kamu selalu memperbaharui hidupmu ... kamu bak seorang pelukis bagi hidupmu sendiri...yang melukis diatas kanvas kehidupan sendiri dan membuatnya lebih indah dari hari ke hari......aku sungguh terinspirasi...ayo..ayo teruskan ceritanya..” Tika makin tak sabar”.
“Sejak hari itu...pak Budi memberikan aku tugas-tugas baru...aku dimintanya ikut mengatur pendaftaran peserta, ini membuat aku punya banyak kawan, aku makin kenal peserta-peserta yang sering datang dari luar kota bahkan dari luar pulau. Aku juga diminta menjadi staff yang menyampaikan pengumuman-pengumuman kepada peserta dan kalau

Selasa, 19 November 2013

MS on 17 november 2013

Semangat pagi..
Kelas Dasar Mandiri Sahabatku bersama UCEC akan berlangsung pada tanggal 17 Nopember 2013 hingga 22 Desember 2013 setiap hari minggu. Masih dibuka kesempatan untuk sahabat yang ingin mendaftarkan diri kepada Jujuk Djuwariyah dan Lia Samatron.
Jangan khawatir akan ada senior MS yang akan membantu menunjukkan arah tempat kelas berlangsung berikut posisinya...

LOKASI RENAISSANCE HOTEL WANCHAI HK
Titik 1 : MTR WANCHAI EXIT A5
Titik 2 : Depan Gedung IMIGRASI HK
Titik 3 : Depan Lobby jalan masuk Renaissance
Titik 4 : Depan terminal bus Wanchai, Depan Star
Ferry Wanchai

Sekali lagi, jangan lewatkan kesempatan emas ini, tunjukkan bahwa kita BMI yang berkwalitas...
BMI jadi Pengusaha...BISA.....



Bersama saya dan temen kebetulan dapet tugas petunjuk jalan di depan gedung Immigrasi wan chai , seneng jg seneng pagi2 menyapa sahabat ms semua yg hadir. Penggalaman jg belajar untuk selalu melangkah ke depan lebih baik .


Membantu mb mb mentor menjadikan pengalaman baru buat saya ,kesan luar biasa bisa akrab dan saling berbagi ,bersama mb dewi murahati dan mb jujuk juwariyah 


Pokok e luar biasa dehh ....
Terimksh Bank Mandiri 
UCEC
Suasana di dalam klas dasar 
Sunguh luar biasa mb mb yg hadir disini 
Pagi pagi sekali sudah dateng dan siap untuk belajar bersama 
Semoga impian mb mb menjadi entreprenur akan terwujud 
Salam Entreprenur 3E



Pahlawan untuk diri sendiri


Lama jg gak ngeblog , tentunya masih semangat MS
Simpel aja untk isi blog biar gak kosong ya hehehe..............!!!!???

Ucec Tki > Mandiri Sahabatku
Hari Ini pukul 6:37 sekitar Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Catatan Tika di Kelas Dasar Mandiri Sahabatku

MINGGU 1: Tema Road Map & Anak Tangga Masa Depan

Catatan Lembar 2: Menjadi Pahlawan Untuk Diri Sendiri.

Diskusi dengan teman-teman di Kelas Dasar membuat Tika mulai memikirkan dirinya sendiri. “Kata mereka di tanah air kami ini pahlawan devisa..... itu bagus tapi sekarang tiba saatnya aku jadi pahlawan untuk diriku sendiri...”. Demikian pikiran itu seketika muncul di dalam benak Tika. Pelajaran sepanjang pagi sampai sore memberikan pencerahan dan juga kejutan-kejutan. Ia membuka kembali catatan-catatan yang dibuatnya ketika mendengar dan menyimak apa yang dibagi oleh pelatih/mentor dari UCEC (Universitas Ciputra Entrepreneurship Center), antara lain:
• Kita semua pasti akan jadi tua dan jangan jadi orang tua yang miskin, tidak punya teman, sakit-sakitan lalu masuk neraka pula.
• Kita semua akan masuk ke masa depan dan kelak di masa depan sana akan ada “jaman gak bisa”. Mulai dari ngga bisa lihat jauh, nga bisa lihat dekat, ngga bisa makan sembarangan, ngga bisa jalan cepat terus setiap tahun bertambah ngga bisa nya sampai akhirnya ngga bisa nafas lagi. Jangan sampai nanti di jaman ngga bisa kerja kita tidak punya uang sedikitpun untuk membiayai kehidupan.
• Orang gila adalah orang yang melakukan hal yang sama berulang-ulang tapi mengharapkan hasil yang berbeda. Ini kata mbah Einstein.
• Saya adalah orang yang paling bertanggung jawab terhadap masa depan saya.
• Saya dapat mengubah masa depan bila belajar, berubah dan berinovasi dengan melakukan ilmu entrepreneurship.
• Ilmu entrepreneur adalah mengubah kotoran dan rongsokan jadi emas. Atau yang tak berharga diubah jadi berharga.
• Caranya adalah mengembangkan kreativitas dan inovasi.
• Cita-cita yang tinggi bisa dicicil jadi sasaran-sasaran yang lebih sederhana dan dilakukan berurutan sehingga jadi anak tangga menuju sasaran yang jauh lebih tinggi.
• Setiap sasaran harus dicapai melalui upaya-upaya.
“Hmm...pikiran tanpa tindakan tidak membawa kemana-mana..” Tika kembali bertekad. Ia harus berani membangun impian besar kemudian menjadikan impian itu sebuah sasaran besar yang terukur selanjutnya mengembangkan sasaran-sasaran kecil berdasar sasaran besar itu dan akhirnya dengan bergerak dan bertindaklah yang akan membawanya ke impian tsb. Sebagai seorang anak petani miskin tidak pernah ada dalam impian Tika memiliki sebuah usaha sendiri. Menjadi majikan demikian banyak orang mengatakan, menjadi pengusaha atau entrepreneur itu yang disebut-sebut di Kelas Dasar adalah sesuatu yang terlalu besar untuk Tika yang berijazah SMP. Namun hari Minggu tgl 17 November 2013 menjadi hari yang berbeda karena adalah kali pertama dia berani mengatakan kepada dirinya “kenapa tidak..?” Ya kenapa tidak menjadi majikan dan meninggalkan status buruh dengan sengaja. Dengan hasrat meluap ia menuliskan dalam lembar Road Map bahwa 5 tahun lagi ia akan ada di Yogyakarta, berkumpul bersama adik dan sepupunya, menjadi entrepreneur yang mengelola warung lesehan, punya penghasilan sama seperti di Hong Kong. Lalu apa ya berikutnya...? Bagaimanakah sasaran besar ini dibagi jadi sasaran-sasaran kecil? Tika yang sudah lama meninggalkan bangku sekolah memang tidak mudah menganalisa dan berpikir seperti mengerjakan PR di masa lalu. “Kalau ngga sekarang kapan lagi..” Itulah suara yang berteriak dari kedalaman hatinya dan itulah yang membuat Tika meneruskan menulis dan tiba di lembar yang ke 3.

Semoga bermanfaat....salam 3E